Saturday, 5 April 2014

Cara Menyayangi Pasangan

Kalau kita benar-benar merasa sayang kepada pasangan...
Bikin ia tersenyum. Bukan malah membuatnya menangis.
Bikin ia bahagia. Bukan malah membuatnya bersedih.
Bikin ia mulia. Bukan malah menjerumuskannya.
Bikin ia berpegang teguh pada Agama. Bukan malah merusak agamanya.
Bikin ia merasa nyaman saat bersama. Bukan malah membuatnya marah.
Bikin ia tenteram jiwanya. Bukan malah menyiksa batinnya.
Bikin ia semangat hidupnya. Bukan malah membuatnya putus asa.
Bawa ia bersama ke Baitulloh. Bukan cuman sekedar ke Ragunan..
Hehe, ini serius lho..
Kebahagiaan ada di hatimu, ini hanya soal bagaimana anda mengolah rasa dan fikiran agar jadi bahagia.. bersama dia dengan segala kekurangan dan kelebihan..
Salam Sukron Munawar
Www.afitouronline.com

Hal Yang Terberat, Apakah itu wahai sahabatku ?

Oleh : Ustadz Jafar Salih حفظه الله تعالى

Perjalanan terjauh dan terberat adalah perjalanan ke mesjid.
Buktinya banyak orang kaya raya tidak sanggup mengerjakannya.

Jangankan sehari lima waktu, bahkan seminggu sekali pun terlupa.
Tidak jarang pula seumur hidup tidak pernah singgah kesana.

Perjalanan terjauh dan terberat adalah perjalanan ke mesjid. karena orang pintarpun sering tidak mampu menemukannya.

Walaupun mereka mampu mencari ilmu hingga kuliah di Universitas Eropa atau Amerika, dapat melangkahkan kaki Ke Jepang dan Korea, dengan semangat yang membara.

Namun ke mesjid tetap saja perjalanan yang tidak mampu mereka tempuh walau telah bertitel S3.

Perjalanan terjauh dan terberat adalah perjalanan ke mesjid. Karena para pemuda kuat dan bertubuh sehat yang mampu menaklukkan puncak gunung Bromo dan Merapi pun sering mengeluh ketika diajak ke mesjid.

Alasan mereka pun beragam, ada yang berkata sebentar lagi, ada yang berucap tidak nyaman dicap alim.

Perjalanan terjauh dan terberat adalah perjalanan ke mesjid.

Maka berbahagialah dirimu bila dari kecil engkau telah terbiasa melangkahkan kaki di mesjid.

Karena bagi kami, sejauh manapun engkau melangkahkan kaki, tidak ada perjalanan yang paling kami banggakan selain perjalananmu ke mesjid.

Biar kuberi tahu rahasia kepadamu, sejatinya perjalananmu ke mesjid adalah perjalanan untuk menjumpai Rabbmu. Dan itulah perjalanan yang diajarkan oleh Nabi, serta perjalanan yang akan membedakanmu dengan orang-orang yang lupa akan Rabbnya.

Perjalanan terjauh dan terberat itu adalah perjalanan ke mesjid. Maka lakukanlah walau engkau harus merangkak dalam gelap shubuh demi mengenal Rabbmu.

www.afitouronline. com
www.sukron-munawar.blogspot.com

Thursday, 3 April 2014

SELAMA 17 TAHUN TINGGAL DI KUBURAN


Bismillaahir Rahmaanir Rahiim...
Pernahkah Anda mengetahui kisah ini ?
Kisah seorang pemuda yang hidup selama 17
tahun dalam kuburan?
Anda mungkin mengira bahwa ia tinggal di daerah
dekat kuburan.
Tidak! Dia tidak tinggal di daerah dekat kuburan,
tapi ia tinggal di dalam kuburan itu sendiri.
Bagaimana kisahnya?
Anda mungkin tidak akan mempercayai kisah ini,
karena pemuda ini lahir dari keluarga berada.
Ayah dan Ibunya orang yang terpandang dan
memiliki kekayaan yang berlimpah.
Dalam pandangan masyarakat sekitar, kedua
orang tua ini adalah orang tua yang sempurna,
namun orang hanya bisa menilai apa yang
tampak.
Orang-orang tidak tahu bahwa kedua orang tua
terpandang inilah yang memasukkan anaknya ke
dalam kuburan,
dan menjalani hidup selama 17 tahun di dalam
kuburan!
Setiap hari, sang anak makan, minum dan tidur di
dalam kuburan, yang penuh kegelapan.
Sang Anak juga hanya bisa menjalani apa yang
diberikan kedua orang tuanya, tanpa perlawanan.
Menjelang ulang tahun pemuda itu yang ke-17,
orang tuanya berjanji akan mengabulkan apa pun
permintaan si pemuda sebagai hadiah ulang
tahunnya.
Sang pemuda berpikir, inilah saatnya dia akan
mengajukan permintaannya,
ia tidak ingin lagi tinggal di kuburan, tapi apakah
orang tuanya benar-benar akan mengabulkan
permintaannya?
Hari itu pun tiba. Sang pemuda berulang tahun
yang ke-17.
Kedua orang tuanya datang menghampiri dan
menanyakan hadiah apa yang ia inginkan.
Sang pemuda menjawab, “Ayah, Ibu… saya tidak
meminta banyak, saya hanya minta satu hal.”
“Apa, Nak? katakanlah, Ayah dan Ibu pasti akan
mengabulkan permintaanmu”
“Ayah dan Ibu berjanji?”
“Tentu, Nak. Ayah dan Ibu berjanji akan memenuhi
permintaanmu, selama kami mampu.”
“Ayah… Ibu… saya tidak ingin tinggal lagi di
kuburan”
“Apa? Apa maksud permintaanmu itu, Nak?”
“Ayah sudah berjanji akan mengabulkan
permintaanku,
dan hanya itu permohonanku, Yah.”
“Iya, Nak. Ayah sudah berjanji… tapi… tapi… Ayah
tidak mengerti, Nak.”
“Ayah, sudah 17 tahun saya tinggal di sini, tapi
tidak seharipun saya mendengar Ayah atau Ibu
membaca Al-Quran.
Sedangkan Rasulullah pernah mengatakan
bahwa rumah yang tidak pernah dibacakan Al-
Quran di dalamnya adalah seperti kuburan.
Saya tidak ingin tinggal lagi di kuburan, Yah.”“
”Ayah dan Ibu sang pemuda terdiam.
“Ayah dan Ibu bahkan tidak pernah mengajariku
bagaimana membaca Al-Quran.
Memang rumah ini mewah, besar dan orang-orang
melihatnya sebagai istana.
Tapi mereka tidak tahu, bahwa di mata Rasulullah,
rumah ini seperti kuburan.
Jika Ayah dan Ibu mau menepati janji
mengabulkan permintaanku, tolong Yah..
Aku tidak ingin lagi tinggal di kuburan.
Ajarilah aku membaca Al-Quran, agar rumah ini
bercahaya dengan cahaya Al-Quran.
”Renungan Di manakah kalian selama ini makan,
minum, tidur dan menetap? di rumahkah? di kos
kah? di kontrakan kah? atau kah di kuburan?
karena Rasulullah mengibaratkan rumah yang
tidak pernah dibacakan Al-Quran di dalamnya,
seperti kuburan..
Jadi, di manakah sebenarnya kalian tinggal saat
ini?
Jika menurut kalian, artikel ini bermanfaat.
Silakan di-share untuk teman Anda,
sahabat Anda, keluarga Anda, atau bahkan orang
yang tidak Anda kenal sekalipun.
Jika mereka tergerak hatinya untuk menghidupkan
Al-Quran di tempat tinggalnya setelah membaca
artikel yang Anda share, maka
Semoga Anda juga mendapatkan balasan pahala
yang berlimpah dari Allah Subhanahu Wa Ta'ala.
Aamiin

Tuesday, 1 April 2014

Air Mata Rasulluloh SAW

http://www.youtube.com/watch?v=dvUXqqrqeA8
Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam. "Bolehkah saya masuk?" tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk, "Maafkanlah, ayahku sedang demam," kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu.

Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, "Siapakah itu wahai anakku?" "Tak tahulah ayahku, orang sepertinya baru sekali ini aku melihatnya," tutur Fatimah lembut.

Lalu, Rasulullah menatap puterinya itu dengan pandangan yang menggetarkan. Seolah-olah bagian demi bagian wajah anaknya itu hendak dikenang. "Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malaikatul maut," kata Rasulullah, Fatimah pun menahan ledakkan tangisnya. Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan kenapa Jibril tidak ikut sama menyertainya.

Kemudian dipanggilah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas langit dunia menyambut ruh kekasih Allah dan penghulu dunia ini. "Jibril, jelaskan apa hakku nanti di hadapan Allah?" Tanya Rasululllah dengan suara yang amat lemah. "Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti ruhmu.

Semua syurga terbuka lebar menanti kedatanganmu," kata Jibril. Tapi itu ternyata tidak membuatkan Rasulullah lega, matanya masih penuh kecemasan.

"Engkau tidak senang mendengar kabar ini?" Tanya Jibril lagi. "Kabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?" "Jangan khawatir, wahai Rasul Allah, aku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku: 'Kuharamkan syurga bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telah berada di dalamnya," kata Jibril.

Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan ruh Rasulullah ditarik. Nampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh, urat-urat lehernya menegang. "Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini." 

Perlahan Rasulullah mengaduh. Fatimah terpejam, Ali yang di sampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril memalingkan muka. "Jijikkah kau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?" Tanya Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu. "Siapakah yang sanggup, melihat kekasih Allah direnggut ajal," kata Jibril. Sebentar kemudian terdengar Rasulullah mengaduh, karena sakit yang tidak tertahankan lagi. "Ya Allah, dahsyat nian maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku. "Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tidak bergerak lagi.

Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, Ali segera mendekatkan telinganya. "Uushiikum bis shalati, wa maa malakat aimanuku - peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang lemah di antaramu." Di luar pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan. Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan. "Ummatii, ummatii, ummatiii?" - "Umatku, umatku, umatku"

Dan, berakhirlah hidup manusia mulia yang memberi sinaran itu. Kini, mampukah kita mencintai sepertinya? Allahumma sholli 'ala Muhammad wa baarik wa salim 'alaihi.



 Betapa cintanya Rasulullah kepada kita.


Monday, 31 March 2014

Al-Qur'an Yang Terlupakan

Assalamu'alaikum
Sahabat...

PESAN INDAH

"Hal yang membuatku malu pada diri sendiri "

▪Pernahkah kamu berpikir andai kita perlakukan Quran seperti halnya hape kita saat ini..?

Lihat...
▪Bagaimana kalau kita selalu membawanya kemanapun kita pergi??? dalam tas & saku?

▪Bagaimana jika kita selalu melihatnya dan membacanya  beberapa kali dalam sehari?

▪Betapa kita gugup dan terburu-buru balik pulang saat lupa membawanya?

▪Bagaimana jika kita mperlakukn Quran seolah kita tak bisa hidup tanpanya..?

- dan memang benar, kita tak bisa hidup tanpanya...!

▪Bagaimana jika kita berikan itu kepada anak2 kita sbgi hadiah?

▪Bagaimana jika kita selalu sempatkan untuk membacanya disaat bepergian?

▪Bagaimana jika kita buat dia sebagai prioritas?
Seperti contoh status berikut :
" Quran is my best friend ."

▪Mungkin hanya 7% yg akan menyebarkan pesan ini...

▪Jadilah salah satu dari mereka dan sebarkan  kepada saudara2  muslim lainnya.

▪Janganlah jadi bagian dari 93% yg enggan myebarkn pesan ini...

▪Coba pikirkan tentang Hari Pembalasan, sekalipun sekali saja

▪Kita sadar betul kalau hampir setiap hari selalu membuka dan bertukar pesan, email dsb. dg teman2

▪Kita share/forward  guyonan & gosip

Tapi,▪Berapa kali kita buka Quran dan membaca firman Allah

▪Jika kamu bersama teman2mu  atau keluargamu, bagikan pesan ini kepada mereka...!!

❇ Terbukti dalam Penelitian :
Mdengarkn Quran  mngurangi menyebarnya sel kanker  ditubuh manusia bahkan menghancurkannya
Memanjangkan sujud semakin menguatkan ingatan dan mencegah stroke

Setan berkata:
"Aku heran bagaimana bisa manusia mengatakan mereka cinta Allah tapi mengabaikan perintahNya, dan mengklaim benci padaku, tapi nyatanya mereka patuh pada rayuanku! "

▪Hanya butuh waktu sebentar untuk menyebarkan pesan ini kepada orang2 tercinta sebagai pengingat..
Wassalam....

Sunday, 30 March 2014

Hutang oh Hutang, Yuks dibayar bukan dipikirkan nanti stress

Jika seseorang berhutang dengan tujuan buruk, maka dia telah berbuat zhalim dan
dosa. Diantara tujuan buruk tersebut seperti:

a). Berhutang untuk menutupi hutang yang tidak terbayar
b). Berhutang untuk sekedar bersenang-senang
c). Berhutang dengan niat meminta. Karena biasanya jika meminta tidak diberi, maka
digunakan istilah hutang agar mau memberi.
d). Berhutang dengan niat tidak akan melunasinya.

Dari Abu Hurairah, ia berkata bahwa Nabi bersabda: “ Barangsiapa yang mengambil
harta orang lain (berhutang) dengan tujuan untuk membayarnya (mengembalikannya),
maka Allah akan tunaikan untuknya. Dan barangsiapa mengambilnya untuk menghabiskannya (tidak melunasinya, pent), maka Allah akan membinasakannya ”.
(HR. Bukhari, kitab Al-Istiqradh , no. 2387)

Hadits ini hendaknya ditanamkan ke dalam diri sanubari yang berhutang, karena kenyataan sering membenarkan sabda Nabi diatas. Berapa banyak orang yang berhutang dengan niat dan tekad untuk menunaikannya, sehingga Allah pun memudahkan baginya untuk melunasinya. Sebaliknya, ketika seseorang bertekad pada dirinya, bahwa hutang yang dia peroleh dari seseorang tidak disertai dengan niat yang baik, maka Allah membinasakan hidupnya dengan hutang tersebut. Allah melelahkan badannya dalam mencari, tetapi tidak kunjung dapat. Dan dia letihkan jiwanya karena memikirkan hutang tersebut. Kalau hal itu terjadi di dunia yang fana, bagaimana dengan akhirat yang kekal nan abadi?.

Allah berfirman: “Dan jika (orang yang
berhutang itu) dalam kesukaran,Maka berilah tangguh sampai dia berkelapangan. dan menyedekahkan (sebagian atau semua utang) itu, lebih baik bagimu, jika kamu Mengetahui .” (QS. Al-Baqarah: 280).       

Diriwayatkan dari Abul Yusr,seorang sahabat Nabi, ia berkata, Rasulullah bersabda: “ Barangsiapa yang ingin dinaungi Allah dengan naungan-Nya (pada hari kiamat), maka hendaklah ia menangguhkan waktu pelunasan hutang bagi orang yang sedang kesulitan, atau hendaklah ia menggugurkan hutangnya.” (Shahih Ibnu Majah no. 1963)

So, mulai saat ini, sedikit demi sedikit, yuks lunasi hutang-hutang kita. Jangan sampai orang yang memberi hutang sampai mengejar-ngejar kita dan bahkan sampai menyumpahi kita dengan kata-kata yang tidak baik.

Yang memberi hutang, alangkah baiknya tidak mempublikasikan hutang si penghutang di sosial media. Kasihan seolah olah kita sedang mengumbar aibnya. Cukuplah Alloh yang mengingatkannya. Dan kita doakan agar yang punya hutang cepat kaya. amiin

Kurangi hutang..yosss
Jadilah Moslem Milliarder
Sehingga dapat membabtu sesama yang kekurangan

Soal ujian jawabanny tinggal centang
Alhamdulilah lulus illahi robbi
Untuk kamu yang punya utang
Cepat-cepatlah dilunasi

Salam Afitour

Saatnya Take Action

Assalamualaikum wr wb.

Ada sebuah kata bijak : Perjalanan satu mil diawali dari langkah pertama. Ya begitulah sebuah cita-cita, jika sudah jelas tujuannya, apabila kita melakukan sesuatu untuk menggapainya, InsyaAlloh akan tercapai.

Ada sebuah kisah motivasi menarik, mohon dibaca yah!

Dua orang bersaudara, Orville Wright dan Wilbur Wright, pada tanggal 17 Desember 1903, dalam cuaca dingin yang mendung, tepat pukul 09.30, berhasil menerbangkan untuk pertama kalinya pesawat udara berkendali sejauh empat mil dekat wilayah berbukit pasir di Kitty Hawk, North Carolina, United States of America. Orville Wright terbang dahulu sejauh 30 meter selama 12 detik. Wilbur menerbangkan pesawat yang keempat dan mencapai jarak 260 meter selama 59 detik. Penerbangan tersebut merupakan penerbangan pesawat pertama dalam sejarah. Pesawat terbang itu dinamai Wright Flyer. Tetapi sekarang lebih populer dengan nama Kitty Hawk, dan berada di Museum Dirgantara di Wasington DC, Amerika Serikat.

Senada dengan kisah tersebut, Banyak diantara kita yang ingin sekali memberangkatkan umroh dan Haji Ibu dan Bapaknya. Namun, belum juga take action (bertindak). Di AFI Tour, sebuah travel umroh yang sudah memiliki legalitas dari Departemen Agama, Dinas Perdagangan, Dinas Pariwisata, Dari Kementrian Koperasi dan UMKM, Tergabung dalam HIMPUH, Organisasi Himpunan Penyelenggara Haji dan Umrah memberikan solusi untuk mewujudkan mimpi yang mulia tersebut.

Segera take action, Buka Tabungan Umroh Rp. 200.000 atau DP Umroh 2,8 jt untuk mewujudkan mimpi tersebut. karena dari Team AFI akan membimbing agar dari Tabungan tersebut dapat segera memberangkatkan Anda dan Kedua orang tua anda Umroh Ke Baitulloh.

Untuk memotivasi diri , tanamkan kata-kata suci dari kitab suci yang diturunkan dari yang Maha Suci :

"Sesungguhnya Alloh tidak akan mengubah nasib suatu kaum (orang). sampai orang itu mengubah apa yang ada pada diri mereka".

Artinya, anda mungkin tidak akan berangkat umroh atau haji jika anda tidak segera take action.

So ayo segera join di AFI Tour, cukup daftar Rp. 200.000.
Segera hub 087884199511

Salam AFI Tour.

Wassalamualaikum wr wb.