Sudah sepantasnya dalam hidup ini kita memiliki tujuan hidup yang jelas, goal yang jelas. yaitu meraih kebahgiaan dunia dan akhirat. Namun dalam perjalannya kita sering sekali terlena, lupa dan melupakan tujuan hidup dan kebahgiaan hidup.
Alloh SWT berfirman : Sesungguhnya Aku menciptakan jin dan manusia melainkan hanya untuk beribadah kepada-Ku.
Dari ayat tersebut sangatlah jelas disebutkan apakah tujuan atau goal kita sebagai manusia yaitu meraih kebahagiaan dunia dan akhirat serta meraih ridho-Nya.
Dan kita haruslah senantiasa belajar untuk menetapkan tujuan kita yaitu menggapai ridho-Nya. Karena inti kebahagiaan adalah ketenangan hati. Apalah artinya jabatan tinggi kalau itu hanya memperbudak anda menjadi manusia killer yang dibenci bawahan anda, Apalah arti uang dan harta yang banyak kalau itu akan meresahkan hati anda, takut diambil orang, takut dicuri orang, Apalah artinya muka yang menawan jika itu mengantarkan anda menjadi manusia yang tidak bersyukur.
Hidup akan terus berjalan walaupun anda senang, walaupun anda sedih, waqlaupun anda sakit hati. Tapi biarlah Alloh swt mengendalikan kita dalam takdir-Nya dan raihlah kebahagiaan dan keridhoan-Nya.
Tak tentu orang yang berpangkat tinggi itu kedudukannya lebih mulia dari seorang petani yang iklas kepada takdir-Nya.
Tidak tentu orang yang kaya raya lebih mulia dimata Alloh dibanding orang miskin yang hidup ala kadar-Nya.
Tidak tentu orang yang rupawan lebih mulia daripada si buruk rupa di hadapan Alloh.
Karena yang paling mulia disisi Tuhannya adalah yang beriman dan bertakwa di sisi Alloh swt.
Marilah kita berazzam dalam hati bahwa Alloh ghoyyatunaa, Alloh tujuan hidup kita, dan iklaskan hati ini untuk menerima jalan yang telah dipilihkan untuk kita dari-Nya.
Sukses Dunia & Akhirat is my destination. " Terus menempa diri untuk menjadi manusia yang sukses, Karena Orang sukses tidak harus pintar, tapi mereka memiliki mimpi yang besar, mereka menjadi pintar seiring perjalanan.
Friday, 10 February 2012
Thursday, 9 February 2012
How to be succesfull people ?
Banyak diantara kita yang bercita-cita menjadi orang sukses. Jadi orang kaya, harta melimpah , istri cantik jelita, punya jabatan tinggi, mobil mewah, rumah tinggi di apartemen, makan di resto. Ya itulah sukses ala dunia. sukses dengan parameter dunia. Sukses yang terlalu menitikberatkan pada ukuran kekayaan dunia. Kalau ga bisa kaya ga sukses, kalau ga punya mobil mewah ga sukses, kalau ga bisa beli apartemen ga sukses, kalau ga punya jabatan tinggi ga sukses.
How to be succesfull people ?
Alloh Swt mengatakan dalam Firman-Nya : Walal akhirotu khoirul laka minal uula ( Dan Akhirat lebih baik dari dunia dan seisinya ). Jadi jelaslah bahwa Alloh menganjurkan sukses akhirat tanpa melupakan dunia. Dan jika mau sukses jangan lupakan akhirat, tetaplah rajin ibadah karena semuanya akan kembali kepada-Nya. Yuks Sukses dunia dan akhirat.
How to be succesfull people ?
Alloh Swt mengatakan dalam Firman-Nya : Walal akhirotu khoirul laka minal uula ( Dan Akhirat lebih baik dari dunia dan seisinya ). Jadi jelaslah bahwa Alloh menganjurkan sukses akhirat tanpa melupakan dunia. Dan jika mau sukses jangan lupakan akhirat, tetaplah rajin ibadah karena semuanya akan kembali kepada-Nya. Yuks Sukses dunia dan akhirat.
Sunday, 29 January 2012
Cerita dari Kampuang nan jauh di mato
Pulang kampung Memang sesuatu yang membahagiakan , selalu ada yang baru, selalu saja ada sebuah perenungan. Waktu pulang kampung seolah-olah ada inspirasi hidup yang baru, selalu ada saja motivasi yang baru, selalu ada dorongan semangat untuk hidup lebih maju, lebih sukses dan lebih berilmu.
Seperti obrolan tadi siang bersama Lik Mujaeni ( Semoga Alloh memberikan tempat kepadamu di tempat yang baik fii raudotil jinan , taman-taman surga ). Dia memberikan motivasi untuk tetap giat mencari ilmu, agar bisa merencanakan kehidupan yang lebih baik dan terus semangat menggapai mimpi-mimpi.
Kata Saya : Bukankah lebih enak hidup di kampung lebih damai kan ?
Kata beliau : ia memang betul, Namun beliau meberikan ibarat bahwa hidup di Jakarta seperti berjalan di atas bara api ( penuh rintangan, tantangan dan hambatan ) Katanya berbeda dengan kampung katanya persaingannya kurang . Jadi seandainya ada orang kampung yang sukses di Jakarta , Ibukota Indonesia yang semua suku ada di sana. ia ibarat sukses dua kali sambil mengacungkan dua jempolnya. Apalagi plus menuntut ilmu , Insya Alloh tambah barokah.
Kataku : really, Hal itulah yang jadi motivasiku untuk tetap bertahan, tetap survive , pantang menyerah, pantang putus asa, Terus menanbung, terus mencari ilmu. Karena fasilitas sudah ada tinggal menempa diri agar menjadi lebih baik, ibarat kata besi kalau belum ditempa harganya pasti murah. lain kalau sudah ditempa menjadi sebuah pedang atau mobil harganya pun menjadi lebih mahal.
Aku berharap Esok dan sterusnya bisa lebih baik dan lebih sukses, target sedikit demi sedikit tercapai.
" Gigantic Leap for the brighter future " Aminn Ya Robbal Alamin.
Seperti obrolan tadi siang bersama Lik Mujaeni ( Semoga Alloh memberikan tempat kepadamu di tempat yang baik fii raudotil jinan , taman-taman surga ). Dia memberikan motivasi untuk tetap giat mencari ilmu, agar bisa merencanakan kehidupan yang lebih baik dan terus semangat menggapai mimpi-mimpi.
Kata Saya : Bukankah lebih enak hidup di kampung lebih damai kan ?
Kata beliau : ia memang betul, Namun beliau meberikan ibarat bahwa hidup di Jakarta seperti berjalan di atas bara api ( penuh rintangan, tantangan dan hambatan ) Katanya berbeda dengan kampung katanya persaingannya kurang . Jadi seandainya ada orang kampung yang sukses di Jakarta , Ibukota Indonesia yang semua suku ada di sana. ia ibarat sukses dua kali sambil mengacungkan dua jempolnya. Apalagi plus menuntut ilmu , Insya Alloh tambah barokah.
Kataku : really, Hal itulah yang jadi motivasiku untuk tetap bertahan, tetap survive , pantang menyerah, pantang putus asa, Terus menanbung, terus mencari ilmu. Karena fasilitas sudah ada tinggal menempa diri agar menjadi lebih baik, ibarat kata besi kalau belum ditempa harganya pasti murah. lain kalau sudah ditempa menjadi sebuah pedang atau mobil harganya pun menjadi lebih mahal.
Aku berharap Esok dan sterusnya bisa lebih baik dan lebih sukses, target sedikit demi sedikit tercapai.
" Gigantic Leap for the brighter future " Aminn Ya Robbal Alamin.
Saturday, 4 June 2011
The Apple Never Fall Far from The Tree or Buah Apel Jatuh Tidak Jauh dari Pohonnya
Buah apel jatuh tak jauh dari pohonnya.Ya, mungkin pepatah itu benar, mungkin juga salah. Tak selamanya sebuah filosofi hidup itu serasi dengan kehidupan, tak selamanya filosofi itu benar, tak selamanya mendung akan terjadi hujan. Peribahasa "Buah apel jatuh tak jauh dari pohonnya mengandung arti bahwa sifat, perilaku, nasib, perawakan tubuh seorang anak itu tak jauh berbeda ( mirip ) dengan apa yang dipunyai kedua orang tuanya. Karena setiap kejadian di dunia ini adalah tidak mutlak ? Apa yang tidak mungkin terjadi di dunia ini jika Alloh SWT berkehendak ?
Banyak sekali contoh – contoh dalam sejarah kehidupan manusia yang menceritakan bahwa seseorang dapat sama atau hampir sama dengan orang tuanya atau sangat bertolak belakang dengan orangtuanya baik dalam sikap,dalam nasib, dalam kecerdasan, dalam hobi, dalam ekonomi, dan lain- lain .Hal itu menurut saya sangat erat kaitannya dengan takdir dan usaha seseorang.
Kita ambilkan beberapa contoh bahwa sesorang dapat menyamai sifat atau apapun yang di miliki oleh orang tuanya. Misalkan dalam bidang politik ,baik dalam percaturan politik nasional maupun internasional. Contoh di Amerika Serikat, George Wolker Bush menuruni sikap orangtuanya yaitu Wolker Bush baik dalam gaya kepemimpinan, dalam nasib serta keberaniannya dalam mengambil keputusan seperti ketika memutuskan perang Irak maupun invasi Amerika terhadap Afganistan tahun 2002.
Di India, Indira Gandhi menuruni gaya kepemimpinan ayahnya yaitu Mahatma Gandhi, dan di Indonesia Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri juga mendapatkan turunan gaya kepemimpinan dari ayahnya Ir.Soekarno dan ada lagi fenomena buah apel jatuh tak jauh dari pohonnya banyak terjadi ketika pemilu 2009 di Indonesia yang telah lalu.Begitu banyak anak-anak pejabat yang mencalonkan diri menjadi anggota legislatif diantaranya Puan Maharani putrinya Megawati Soekarnoputri, Edhi Baskoro Yudhoyono anaknya Susilo bambang Yudhoyono Presiden RI sekarang, anaknya Akbar Tanjung menjadi caleg( calon legislative ) dari partai Golkar, Anak KH Zainuddin MZ menjadi caleg di partai PPP dan masih banyak lagi yang tidak saya sebutkan . Dan itulah sebagian kecil contoh-contoh "buah apel jatuh tak jauh dari pohonnya" dalam bidang poitik
.
Kita beralih ke Bidang Seni dan Kebudayaan, banyak sekali penyanyi-penyanyi yang menjadi penyanyi terkenal karena dorongan serta turunan bakat dari orang tuanya. Misalkan Gita Gutawa, yang cukup sukses menjadi penyanyi karena bakat turunan dari ayahnya yaitu Erwin Gutawa seorang pemandu orcestra yang melatihnya, The Lucky Laki lahir karena peran ayahnya Ahmad Dhani. Ridho Rhoma dapat terkenal juga mungkin menuruni darah seni ayahnya sang raja Dangdut Rhoma Irama. Di bidang Seni Peran ada Marcella Zalianty yang mewarisi darah keartisannya dari ibunya, Shiren Sungkar juga mewarisi darah keartisan dari kedua orang tuanya dan masih banyak lagi.
Di bidang Olahraga banyak sekali atlet – atlet muda yang menuruni bakat kedua orang tuanya. Seorang guru, dokter, arsitek, pedagang, wirausahawan, PNS, dan lain – lainnya biasanya menginginkan anaknya menjadi seperti dirinya ( orangtuanya )
.
Dan realitanya banyak sekali anak-anak yang mengikuti kebiasaaan, tingkah laku serta perbuatan yang dilakukan orangtuanya.Baik dalam kebaikan dan kejelekan yang dilakukan kedua orang tuanya. Karena dalam pendidikan usia dini, lingkungan keluarga dan orang tuanya adalah salah satu pembentuk karakter kepribadian anak. Karena anak mempelajari segalanya mulai dari rumah.Orang tuanyalah yang sangat besar pengaruhnya dalam pembentukan karakter seorang anak. Bahkan Nabi Muhammad SAW bersabda : Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah (suci ), kedua orang tuanyalah yang menjadikannya Nasrani, Majusi atau Yahudi. Hadis tersebut dapat ditafsirkan bahwa seorang anak pada dasarnya mempunyai potensi yang sama untuk maju, untuk berkembang , untuk menjadi baik, dan untuk sukses. Tetapi maju atau suksesnya seorang anak dalam menjalani hidup sangat tergantung oleh pengarahan dan pengaruh dari kedua orang tuanya. Seorang anak sangat tergantung bagaimana orang tuanya bersikap, berpikir dan melakukan sesuatu. Oleh karena itu, tanamkanlah nilai-nilai positif sejak usia dini, berilah contoh yang baik kepada anak – anak kita agar mereka tumbuh dalam kebaikan, agar anak-anak dapat berpandangan maju, lebih maju dari kedua orang tua mereka. Faktor Genetika juga sangat berpengaruh dalam psikologis anak, dalam kecerdasan emosi, dalam intelegensi dan spiritual seorang anak.
Pendapat saya yang kedua adalah buah apel dapat juga jatuh jauh bahkan sangat jauh dari pohonnya. Karena apa ? Karena sang pemilik pohon kurang control sehingga buah apel dimakan kelelawar atau burung dan buah tersebut jatuh jauh bahkan sangat jauh dari pohonnya. Hal ini dapat dianalogikan bahwa sikap, nasib seorang anak dapat berbeda dan sangat kontras dari kehidupan orang tuanya.
Ketika saya melihat acara di televisi yaitu sebuah reality show Kick Andy di Metro TV yang menuturkan perjalanan seorang Andi Mallaranggeng yang sudah tidak mempunyai ayah sejak duduk di bangku SD, dan sekarang menjadi orang yang terkenal tanpa adanya contoh serta bimbingan dari pohonnya yaitu ayahnya. Tukul Arwana anak seorang tukang jahit dapat menjadi artis terkenal tanpa membawa embel-embel nama ayahnya. Barack Obama lebih dahsyat, dia menjadi Presiden kulit hitam pertama di Amerika Serikat dan gaya kepemimpinan dia temukan sendiri tanpa sosok ayahnya. Nabi Ibrahim AS mempunyai ayah yang menyembah berhala bernama Azar, tetapi dengan hidayah Alloh SWT, Nabi Ibrahim menemukan Tuhan yang wajib disembah dengan banyak perenungan bahkan diangkat menjadi Nabi dan Rasul oleh Allloh SWT. Personel Band Peter Pan seperi Ariel, Uki , Andhika, Lukman menjadi musisi tanpa membawa nama besar kedua orang tua mereka. Apakah mereka mempunyai ayah seorang musisi? JAWABNYA TIDAK………..
Kan'an anak dari Nabi Nuh AS pun sangat kontras perilakunya dengan ayahnya yang sangat patuh terhadap perintah Alloh Swt, Kan'an bahkan menantang Alloh SWT dan ayahnya dengan berkata akan menyelamatkan diri dari air bah di tempat yang tinggi. Banyak anak pemuka agama yang anaknya tidak menuruni kesalehan orang tuanya, banyak anak guru yang tidak pandai dan cerdas da;lam berfikir, banyak anak seorang yang kurang kaya masa kanak- kanaknya ketika dewasa menjadi kaya. Banyak anak yang ketika kecil miskin tetapi ketika dewasa menjadi orang kaya. Banyak anak yang kedua orang tuanya sukses tetapi anaknya hancur, menjadi pemakai narkoba dan tidak berprestasi.Banyak sekali anaknya pejabat tetapi anaknya masuk penjara karena menghirup naarkotika
.
Dan masih banyak sekali orang-orang besar yang lahir tanpa background orangtuanya yang berkecukupan dan berada. Presiden kedua Indonesia bapak Soeharto mampu memerintah Indonesia selama 32 tahun padahal ayahnya adalah seorang petani.
Seorang anak secara fisik lebih dekat kepada kedua orang tuanya .Misalkan kedua orang tuanya tinggi kemungkinan anaknya juga tinggi, jika orangtuanya pendek kemungkinan anaknya juga pendek, Jika kedua orang tuanya berhidung mancung anaknya mungkin berhidung mancung juga, jika anaknya pandai mungkin juga menuruni kepandaian kedua orang tuanya, jika kedua orangtuanya gendut ( obesitas ) kemungkinan anaknya juga obesitas, jika orang tuanya hitam kulitnya kemungkinan anaknya juga hitam warna kulitnya, jka orangtuanya berambut lurus kemungkinan anaknya juga lurus, jika orangtuanya berambut kribo anaknya kemungkinan juga sama. Karena sekali lagi factor biologis dan genetika sangat berpengaruh terhadap seorang anak.
Seorang anak bersifat sama, hampir sama, ataupun jauh berbeda dari orang tuanya bukanlah nilai mutlak, dalam artian bahwa seoarang anak dapat sama ataupun tidak sama dengan kedua orang tuanya.Seorang anak mirip ataupun kontras dengan orang tuanya.
Lalu apakah yang mampu menjadikan sifat, nasib sebuah apel itu jatuh jauh atau dekat dari pohonnya, dari indukannya ? Menurut saya banyak factor yang mampu membentuk karakter , sifat, ukuran tubuh dan lain-lain seorang anak mirip atupun berbeda dengan orang tuanya ??
Yang pertama dalam hal sifat
.
Seorang anak sangat dipengaruhi sifat kedua orang tuanya. Hal itu sangatlah pantas karena pendidikan paling fundamental adalah keluarga, segala sikap, perilaku dan attitude seorang anak sangat dipengaruhi oleh keluarganya karena apa ? karena selama 5-6 tahun masa usia awal seorang anak dijalani di dalam kehidupan keluarga
.
Yang kedua dalam hal bakat.
Orang tua yang baik adalah yang mau membantu mencarikan bakat dan keahlian apa yang diminati oleh anaknya . semakin cepat seorang anak menemukan bakat dan kemampuan semakin mudah si anak dalam menemukan kehidupannya. Bakat adalah sesuatu yang harus dicari dan diasah setiap saat.
Yang ketiga dalam hal fisik, memang tinggi tubuh, berat tubuh seorang anak sangat tergantung pola hidup dan pemenuhan gizi dari kedua orang tuanya .Karena fisik yang baik biasanya ditunjang oleh gizi yang baik pula. Tetapi, saya sering menjumpai ada seorang anak yang bertubuh jangkung tetapi ketika saya lihat ayahnya tubuhnya tidak jangkung. Karena di zaman sekarang banyak sekali multivitamin, lemak, kalsium yang mampu membuat seorang mempunyai tubuh yang diidamkan tanpa memperhatikan fisik orangtuanya
.
Yang keempat dalam hal nasib
Hidup memang mengalir bagaikan air, tetapi bukan berarti kita tidak dapat keluar dalam aliran hidup. Karena sebenarnya kita mempunyai keputusan sendiri untuk mengikuti aliran hidup yaitu apakah tetap berada di sebuah tempat ataukah mengikuti arus atau melawan arus kehidupan. Alloh SWT telah berfirman : " Alloh tidak merubah keadaan ( nasib ) seseorang sampai orang itu yang merubah sendiri" Hal ini dapat diartikan jika kita mau merubah nasib kita kitalah yang harus meruabh nasib kita bukan orangtua kita,bukan orang lain.Jangan sampai kita patah semangat karena orang tua kita yang kurang harta, kurang kaya, atau kurang rupawan. Karena semuanya dapat diusahakan.. Kita harus tetap berusaha menjadi yang baik dan terus menjadi yang terbaik, Karena dunia telah membuktikan bahwa banyak sekali seorang dapat sukses tanpa bantuan orang tuanya, seorang anak dapat terkenal karena bakat yang dimiliki. Jadi siapapun anda, tetaplah berusaha, selagi keteguhan hati masih ada, selagi matahari masih menyinari bumi, selagi angin masih berhembus, Jadilah diri sendiri. Ambilah sisi-sisi positif dari kedua orang tua anda, buanglah contoh-contoh yang buruk dari orang tua, Contohlah kearifan orang tua, contohlah budi pekerti yang baik dari orang tua anda, contohlah kebaikan orang tua anda. Insya Alloh, Alloh SWT akan merubah nasib kita jika kita berusaha sendiri. Tetaplah berdoa bagi kebahagiaan kedua orang tua anda.Buah apel jatuh tak jauh dari pohonnya akan menghampiri Anda
Sebagai “Closing Statement “ Marilah kita berdoa untuk kedua orang tua kita, karena merekalah kita dapat terlahir di dunia “ Allohumaghfirli dzunubi waliwalidayya warhamhuma kamaa robbayanii soghiroo” Artinya : Ya Alloh ampunilah aku dan Kedua orang tua dan sayangilah mereka sebagimana mereka menyayangiku ketika aku kecil.
Good bye....Wassalam..
Written by Sukron Munawar
Jakarta, 2 Juni 2011.
Saturday, 19 March 2011
Sad Ending ( Trip by Train from Kebumen, Central Java to Senin, Central Jakarta )
Dear All, Selamat siang semua...
Menyedihkan , Ironis dan ironisssssssssss sekali ( maaf lebay alias berlebihan ) perjalananku menggunakan ular besi ( kereta api coy ) yang dimiliki oleh PT Kereta Api. Dari Kebumen menyusuri Cilacap, Purwokerto, Brebes, Cirebon sampai Senin , Jakarta Pusat dan sangat menyedihkan. Mengapa ironis dan menyedihkan kawan ? Do you know about it ?
Yach begini ceritanya. Di Negeri yang dibilang Gemah Ripah Loh Jinawi. Yang rakyatnya begitu makmur, Yang katanya pulaunya mencapai 17.000 lebih dan memiliki luas lebih dari 1 juta kilometer persegi. Masih banyak masyarkat yang tinggal di rumah bedeng di samping rel kereta api yang kondisinya sungguh..sungguh dan sangat. sangat tidak layak. It's very ironis. Mengapa lagi-lagi saya katakan ironis ?. Lahan samping rel kereta api dari Kebumen sampai Karawang dan Cikampek kondisinya sungguh luar biasa, tanah kosong yang masih luas, pemandangan indah, petani bawang di Brebes bersuka ria dan terlihat bahagia. tetapi keadaan berbanding 180 derajat ketika anda sampai di Samping Stasiun Senin. Ketika anda lihat di Jawa Tengah dan Jawa Barat rumah-rumah begitu anggun dan sangat layak huni tetapi saudara-saudara kita di Senin menggunakan tembok pembatas rel kereta sebagai rumah . Rumahnya pun menggunakan kardus, kantung beras bekas. Astaghfirullahaladzim. ( Maafkan hamba-Mu Ya Alloh yang hanya bisa kasihan kepada mereka yang Papa ). Saya tidak tega melihat anak-anak kecil disamping rel kereta itu makan ditemani debu-debu ibukota yang ganas. Panasnya terik matahari ibukotapun tak mereka hiraukan. Asal perut kenyang mereka sudah cukup bahagia, Bandingkan dengan rumah mewah anggota DPR yang terhormat yang dana renovasi rumah dinasnya saja menelan dana lebih dari setengah miliar. mengapa dana renovasi itu tidak dialokasikan saja buat fakir miskin ? ( Tanya Kenapa ), bukankah warga emper kerta api itu ikut memilih mereka yang duduk di Senayan ? Inilah kontradiksi realita sosial antara rakyat versus penguasa. Ibarat pepatah, Gajah berperang sama gajah , pelanduk mati di tengah-tengah. Penguasa berlomba-lomba memperkaya diri namun rakyat tergilas oleh banyaknya pajak dan retribusi serta imbas inflasi.
Saya jadi teringat pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegraan ( PPKN atau yang sekarang terkena PMP ). Saya dulu ingat guru saya sering menanyakan pasal-pasal dalam UUD 1945. Pasal 34 berbunyi : Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh Negara. Saya mempertanyakan apakah Pasal itu telah diamandemekan oleh DPR atau masih ada yach ? kalo masih ada kenapa masih banyak Fakir Miskin di Ibukota yang tinggal di samping rel kereta api yang rumahnya sangat tidak layak. Wallohua'lam bissowab. Semoga pandangan dan tulisan saya dapat di baca oleh Pemerintah agar mereka lebih peka kepada rakyatnya. karena Pemerintah tanpa rakyat tak ada gunanya . Semoga Pasal 34 UUD 1945 dapat diimplementasikan dengan baik.agar tidak ada lagi kaum fakir miskin di Jakarta dan diseluruh Indonesia.......Amiin
Menyedihkan , Ironis dan ironisssssssssss sekali ( maaf lebay alias berlebihan ) perjalananku menggunakan ular besi ( kereta api coy ) yang dimiliki oleh PT Kereta Api. Dari Kebumen menyusuri Cilacap, Purwokerto, Brebes, Cirebon sampai Senin , Jakarta Pusat dan sangat menyedihkan. Mengapa ironis dan menyedihkan kawan ? Do you know about it ?
Yach begini ceritanya. Di Negeri yang dibilang Gemah Ripah Loh Jinawi. Yang rakyatnya begitu makmur, Yang katanya pulaunya mencapai 17.000 lebih dan memiliki luas lebih dari 1 juta kilometer persegi. Masih banyak masyarkat yang tinggal di rumah bedeng di samping rel kereta api yang kondisinya sungguh..sungguh dan sangat. sangat tidak layak. It's very ironis. Mengapa lagi-lagi saya katakan ironis ?. Lahan samping rel kereta api dari Kebumen sampai Karawang dan Cikampek kondisinya sungguh luar biasa, tanah kosong yang masih luas, pemandangan indah, petani bawang di Brebes bersuka ria dan terlihat bahagia. tetapi keadaan berbanding 180 derajat ketika anda sampai di Samping Stasiun Senin. Ketika anda lihat di Jawa Tengah dan Jawa Barat rumah-rumah begitu anggun dan sangat layak huni tetapi saudara-saudara kita di Senin menggunakan tembok pembatas rel kereta sebagai rumah . Rumahnya pun menggunakan kardus, kantung beras bekas. Astaghfirullahaladzim. ( Maafkan hamba-Mu Ya Alloh yang hanya bisa kasihan kepada mereka yang Papa ). Saya tidak tega melihat anak-anak kecil disamping rel kereta itu makan ditemani debu-debu ibukota yang ganas. Panasnya terik matahari ibukotapun tak mereka hiraukan. Asal perut kenyang mereka sudah cukup bahagia, Bandingkan dengan rumah mewah anggota DPR yang terhormat yang dana renovasi rumah dinasnya saja menelan dana lebih dari setengah miliar. mengapa dana renovasi itu tidak dialokasikan saja buat fakir miskin ? ( Tanya Kenapa ), bukankah warga emper kerta api itu ikut memilih mereka yang duduk di Senayan ? Inilah kontradiksi realita sosial antara rakyat versus penguasa. Ibarat pepatah, Gajah berperang sama gajah , pelanduk mati di tengah-tengah. Penguasa berlomba-lomba memperkaya diri namun rakyat tergilas oleh banyaknya pajak dan retribusi serta imbas inflasi.
Saya jadi teringat pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegraan ( PPKN atau yang sekarang terkena PMP ). Saya dulu ingat guru saya sering menanyakan pasal-pasal dalam UUD 1945. Pasal 34 berbunyi : Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh Negara. Saya mempertanyakan apakah Pasal itu telah diamandemekan oleh DPR atau masih ada yach ? kalo masih ada kenapa masih banyak Fakir Miskin di Ibukota yang tinggal di samping rel kereta api yang rumahnya sangat tidak layak. Wallohua'lam bissowab. Semoga pandangan dan tulisan saya dapat di baca oleh Pemerintah agar mereka lebih peka kepada rakyatnya. karena Pemerintah tanpa rakyat tak ada gunanya . Semoga Pasal 34 UUD 1945 dapat diimplementasikan dengan baik.agar tidak ada lagi kaum fakir miskin di Jakarta dan diseluruh Indonesia.......Amiin
Saturday, 13 November 2010
Kenapa Indonesia ngga maju-maju..?
Assalamualikum wr wb...
Syukur Alhamdulilah , Marilah kita panjatkan kepada Alloh SWT karena dengan rahmat-Nya kita malam ini bisa on-line di Internet dengan bahagia. Sholawat dan salam senantiasa kita haturkan kepada Baginda Nabiyulloh Muhammad SAW.
Malam ini, saya ingin mengulas sebuah pemikiran saya tentang negara kita tercinta, Indonesia Raya. Yang saya pertanyakan dalam pikiran saya, Mengapa ketika China, India, Brasil mulai menunjukan perbaikan-perbaikan kondisi Negaranya, Kita Indonesia seperti masih merasa mimpi untuk menjadi negara maju. Why ? Apa suich yang terjadi...?
Masih ingatkan pelajaran tentang organ yang membentuk manusia...? Didalamnya banyak yang namanya sistem..?
Suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu. Ya itulah pengertian sistem..
Sistem yang ada di indonesia hampir semuanya kurang bagus. Baik itu sistem pendidikannya, keuangannya, sistem hukumnya dan lain-lain..
Sistem hukum dalam negara kita ibaratkan seperti sistem pencernaan manusia. Apabila ia sakit(sistem hukum ).maka tubuh ( negara )pun akan goyah..Jadi Win-win Solution -nya agar negara kita baik mari kita perbaiki sistem yang ada. Semua sistem agar virus-virus seperti korupsi, kemiskinan dan lain-lain tidak hinggap dan menggerogoti negara kita. Doakan agar Negara kita disayang oleh Alloh SWT menjadi Baldatun Toyyibatu Warobbun Ghofur..Amin Ya Robbal alamin..
Created by Sukron Munawar
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Syukur Alhamdulilah , Marilah kita panjatkan kepada Alloh SWT karena dengan rahmat-Nya kita malam ini bisa on-line di Internet dengan bahagia. Sholawat dan salam senantiasa kita haturkan kepada Baginda Nabiyulloh Muhammad SAW.
Malam ini, saya ingin mengulas sebuah pemikiran saya tentang negara kita tercinta, Indonesia Raya. Yang saya pertanyakan dalam pikiran saya, Mengapa ketika China, India, Brasil mulai menunjukan perbaikan-perbaikan kondisi Negaranya, Kita Indonesia seperti masih merasa mimpi untuk menjadi negara maju. Why ? Apa suich yang terjadi...?
Masih ingatkan pelajaran tentang organ yang membentuk manusia...? Didalamnya banyak yang namanya sistem..?
Suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu. Ya itulah pengertian sistem..
Sistem yang ada di indonesia hampir semuanya kurang bagus. Baik itu sistem pendidikannya, keuangannya, sistem hukumnya dan lain-lain..
Sistem hukum dalam negara kita ibaratkan seperti sistem pencernaan manusia. Apabila ia sakit(sistem hukum ).maka tubuh ( negara )pun akan goyah..Jadi Win-win Solution -nya agar negara kita baik mari kita perbaiki sistem yang ada. Semua sistem agar virus-virus seperti korupsi, kemiskinan dan lain-lain tidak hinggap dan menggerogoti negara kita. Doakan agar Negara kita disayang oleh Alloh SWT menjadi Baldatun Toyyibatu Warobbun Ghofur..Amin Ya Robbal alamin..
Created by Sukron Munawar
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Friday, 5 November 2010
Menumbuhkan semangat improvement diri sendiri
Dear All.....
malam ini aku ingin membicarakan sesuatu hal yang sebenarnya Nabi Muhammad SAW telah menyuruh kita dalam sabdanya 14 abad yang lalu. Ya .....semangat meng-improve diri, memperbaiki diri dari pribadi yang buruk menjadi pribadi yang baik, menjadi orang yang sukses dari sebelumnya orang yang gagal, menjadi orang yang berilmu yang tadinya 'maaf' tidak berilmu, mengimprove diri dari yang tadinya miskin menjadi orang yang berkecukupan.
Tahukah kamu sabda Nabi yang mana yang menyuruh kita memperbaiki dii menjadi orang yang lebih baik ?
yaitu intinya : Bahwa orang yang rugi adalah orang yang tidak lebih baik dari hari kemarin bahkan hari ini sama dengan hari kemarin "
Saya salut dengan orang-orang Jepang yang selalu konsisten memperbiki diri, mengimprove diri ya walaupun hanya batasan pencapaian dunia.Tetapi setidaknya mereka semangat memperbaiki diri.
Indonesia seharusnya berkaca kepada bangsa Jepang, setelah Jepang kalah dari Sekutu akibat bom di Hiroshima dan Nagasaki ,namun dapat membangun negerinya kembali bahkan kembali mengekspansi seluruh dunia lewat produk otomotifnya. For Example : siapa see yang ga punya pelet jepang ( motor maksud saya ).
Indonesia juga harus berkaca pada China. Kata Nabi SAW : tuntutlah ilmu sampai negeri China. Sejujurnya saya terkesan dengan kemajuan China. Mereka Mampu mengimprove diri menjadi negara Adikuasa baru setelah mengalahkan Amerika Serikat dengan membabat habis yang namanya Korupsi, ya kita tahu bahwa korupsi and hidup enak adalah gaya kepemimpinan negeri Indonesa.
Okelah kalau mengandalkan Negara untuk kemajuan kita, rasanya nggak mungkin dech. Menurut saya, win-win solution-nya adalah kita semua rakyat Indonesia mengadakan perbaikan Nasional, improvement nasional agar kehidupan warga Indonesia lebih baik. Lebih makmur dan menjadi baldatun toyyibatun warrobun Ghofur.
Subscribe to:
Posts (Atom)

